Kunjungan Dubes Swiss ke Maluku, Membuka Peluang Kerjasama



KomenNews.com,Ambon,- Duta Besar (Dubes) Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku, Rabu (14/1/2026).

Kedatangan Oliviee Zehnder yang diterima langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa di ruang kerjanya membuka peluang kerja sama strategis di bidang pengembangan sumber daya manusia, khususnya pelatihan vokasi.

Usai pertemuan, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan, Maluku menjadi daerah pertama di kawasan Indonesia Timur yang dikunjungi Dubes Swiss sejak menjabat sebagai Duta Besar.

Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah awal penting dalam mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dengan Pemerintah Swiss.

“Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi Maluku dan menjadi awal yang baik untuk membangun kerja sama ke depan,” ujar Hendrik.

Menurutnya, agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Ambon untuk menjajaki peluang kerja sama pelatihan vokasi bagi calon tenaga kerja Maluku.

Kata dia, fokus pelatihan diarahkan pada sektor energi baru terbarukan, khususnya teknologi panel surya. Melalui kerjasama tersebut, peserta pelatihan akan dibekali keterampilan pemasangan, pengoperasian, hingga perawatan panel surya.

"Ini penting untuk menyiapkan tenaga kerja Maluku yang kompeten dan siap bersaing,” jelasnya.

Hendrik menyebut, fasilitas BLK Ambon mendapat apresiasi dari Dubes Swiss. Dubes menilai fasilitas yang ada cukup baik serta antusiasme generasi muda Maluku dalam mengikuti pelatihan vokasi.

“Mereka melihat BLK kita cukup baik dan anak-anak muda Maluku menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ini menjadi modal besar bagi pengembangan SDM Maluku ke depan,”katanya.

Hendrik menambahkan, pemerintah Swiss melalui lembaga swadaya asal Swiss juga telah memberikan bantuan kapal pembersih sampah laut yang saat ini masih dalam proses administrasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan dijadwalkan segera tiba di Maluku.

Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengeksplorasi peluang investasi, khususnya di sektor perkebunan cokelat dan kopi, mengingat Swiss dikenal sebagai salah satu produsen cokelat dan kopi terbesar di dunia.

“Maluku memiliki potensi besar di sektor perkebunan. Tidak menutup kemungkinan, kedepan ada pengusaha Swiss yang tertarik berinvestasi di sektor perkebunan terutama komuditas cokelat dan kopi,”ujar Hendrik.

Dia juga memberikan apresiasi atas kunjungan Dubes Swiss beserta rombongan. Hendrik berharap kunjungan tersebut menjadi awal yang kuat bagi terjalinnya kerja sama berkelanjutan yang saling menguntungkan antara Maluku dan Swiss.

“Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku,” tutur Hendrik. (Sam)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama